Sabarlah Dulu

“Bersabarlah dengan segala musibah dunia hingga Allah beserta para penghuni langit sendiri yang malu atas kesabaranmu.” Sudah cukup banyak saya menulis tentang kesabaran. Bagaimana tidak? Sabar adalah akhlak karimah dan dicintai oleh Allah. “Tidak ada rezeki yang diberikan Allah kepada hamba-Nya yang lebih luas dari sabar.” (HR. Al-Hakim 2/414, dishahihkan oleh Al Albani)

Namun Alquran berkata manusia bersifat tergesa-gesa. Hingga mudah marah dan putus asa jika usahanya tidak seperti yang diharapkan ataupun proses orang lain tidak segera.  Padahal, kebaikan itu membutuhkan sifat sabar, tenang, dan hati-hati. Maka, bersabarlah jika sudah mengetahui kecenderungan ini.

Allah Ta’ala berfirman,

“Dan manusia mendoa untuk kejahatan sebagaimana ia mendoa untuk kebaikan. Dan adalah manusia bersifat tergesa-gesa.” (QS. Al-Isra’ [17]: 11)

“Manusia telah dijadikan (bertabiat) tergesa-gesa. Kelak akan Aku perIihatkan kepadamu tanda-tanda azab-Ku. Maka janganlah kamu minta kepada-Ku mendatangkannya dengan segera.” (QS. Al-Anbiya’ [21]: 37)

Wallahu a’lam bishowab.