Bersegeralah, Kurangi Banyak Pikiran

Banyak pikiran bisa membawa kita pada panjang angan dan suudzon. Maka, perbanyaklah berdzikir dan action. Olah pikir yang berlebihan juga menimbulkan kita kusut serta gelap pikiran, menghabiskan energi, terjebak dalam galau tidak tentu arah, dan stres. Ini bisa membawa pada penyakit psikosomatis.
Allah Ta’ala berfirman, “Maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain.” (QS. Al-Insyirah [94]: 7)

Dari Abu Hurairah RA beliau berkata: Rasulullah bersabda, “Seorang mukmin yang kuat lebih baik dan lebih Allah cintai daripada seorang mukmin yang lemah, dan masing-masing berada dalam kebaikan. Bersungguh-sungguhlah pada perkara-perkara yang bermanfaat bagimu, mintalah pertolongan kepada Allah dan janganlah kamu bersikap lemah. Jika kamu tertimpa sesuatu, janganlah kamu katakan: ‘Seandainya aku berbuat demikian, pastilah akan demikian dan demikian’ Akan tetapi katakanlah: ‘Qoddarallah wa maa syaa fa’ala (Allah telah mentakdirkan hal ini dan apa yang dikehendakiNya pasti terjadi)’. Sesungguhnya perkataan ‘Seandainya’ membuka pintu perbuatan setan.” (HR. Ahmad 9026, Muslim 6945).

Dari Ibnu ‘Abbas RA, Rasulullah pernah menasehati seseorang, “Manfaatkanlah lima perkara sebelum lima perkara

1. Waktu mudamu sebelum datang waktu tuamu,
2. Waktu sehatmu sebelum datang waktu sakitmu,
3. Masa kayamu sebelum datang masa kefakiranmu,
4. Masa luangmu sebelum datang masa sibukmu,
5. Hidupmu sebelum datang matimu.” (HR. Al-Hakim).

Wallahu a’lam bishawab