Tingkatkan Takwa

Ketika sebuah pintu amal terbuka, seorang mukmin akan senantiasa ikhtiar menjaga istiqomahnya amalan. Bahkan saat kehidupannya sedang sulit karena berbagai ujian hidup, baik ujian yang sifatnya material maupun nonmaterial. Bersabar dengan tingkatkan takwa.

Dosa merupakan penyebab dari masalah serta kesempitan. Maka memperbanyak istighfar dan tobat nashuha merupakan solusi.

Evaluasi, nilai, kritik, serta koreksi diri sendiri. Karena diri yang paling butuh memperoleh perbaikan. Lepaskanlah dari wilayah yang tidak bisa dikontrol, seperti: waktu yang sudah berlalu, sikap orang lain, ataupun persepsi orang lain. Guru psikologi di Latihati berkata bahwa setiap fakta adalah berkah-Nya. Terima segala ketetapan Allah. Fokus bergerak solutif dan jangan mempersulit diri.

Jangan marah saat diuji, karena marah membuat kesabaran menjadi lemah. Namun tingkatkanlah takwa kita sendiri. Dunia pada akhirnya akan kita tinggalkan, dan gigihlah meraih rida Allah dengan amalan-amalan saleh.

Tinggalkan dosa, perbaiki yang wajib, tambah ibadah sunnah, jauhi yang makhruh, serta hati-hati dengan yang mubah. Karena zaman sekarang adalah zaman fitnah, maka selamat dunia akhirat adalah yang utama. Coba cek: salat kita, hubungan dengan Al-Quran, birrul walidain, serta amalan-amalan kita yang lain. Jika memang kita bersalah akui dan minta maaf, dan juga jangan pelit memberi maaf. Karena Allah melihat kebersihan hati kita.

Allah Ta’ala berfirman,

وَمَنْ يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَلْ لَهُ مَخْرَجًا

“Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan ke luar”. (QS. Ath-Thalaq [65]: 2)

Tingkatkanlah takwa, terutama di saat kesulitan menghimpit, maka Allah akan tolong. Ustadz Nuzul Dzikri, Lc berkata bahwa rezeki akan mengejar kita sesuai ketakwaan.

Wallahu a’lam bishowab.

Link: Tingkatkan Takwa
Wordpress: kajianilma
Instagram: ilmapratidina